WELCOME TO DJOJUJ JEMBER

Golek Konco Nambah Dulur

DJ.SOSIAL

Memanfaatkan Grup Guna berbagi Informasi dan kegiatan sosial untuk Sesama

DJ.PEDULI

Bergotong Royong bersama Guna menciptakan masyarakat yang lebih baik

GOLEK KONCO NAMBAH DULUR

Menjalin Silaturahmi secara nyata melalui Grup Facebook

SALAM PERSAHABATAN

disini kita menjalin Silaturahmi, Disini Kita berkerja Sosial dan Berkreasi Guna Kepentingan Masyarakat

Minggu, 15 Juli 2018

TROOPS DHEMITS MBOLANG NANG CANDI DERES



 DHEMITS NEWS - Situs Cagar Budaya Candi Deres di Dusun Deres Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas belakangan mulai diperhatikan. Beberapa kali Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember mulai melakukan sentuhan pada bangunan kuno yang lama terbengkalai itu

Menurut Rudi Hartono, pemerhati masalah sosial, seni dan budaya yang ditemui Tim SRJ News  pada Minggu (16/07/18) di kediamannya, mengungkapkan bahwa Kabupaten Jember ini memiliki sejarah yang cukup menarik, bahkan sejak era Majapahit wilayah selatan Jember seperti Puger, Kencong serta Gumuk Masmenjadi rute perjalanan Raja Majapahit yang terkenal Yakni Hayam Wuruk, Raja yang membawa Kerajaan Majapahit mencapai Puncak Kejayaan bersama dengan Patihnya Gajah Mada.

“Memang banyak petilasan seperti Candi Deres di Gumukmas dan kemungkinan juga terdapat bangunan suci di Situs Gondosari di Wuluhan, Situs Kranjingan dan situs-situs lainnya yang belum digali,” papar Rudi Hartono
Candi Deres berada di tengah areal persawahan di sebuah bukit kecil atau gumuk. Gumuk tersebut dikenal masyarakat sekitar dengan nama Gumuk Boto, karena terdapat tumpukan batu bata yang merupakan bekas bangunan candi. Candi Deres dikenal juga sebagai Candi Boto oleh masyarakat sekitar candi.
 
Riwayat Candi Deres diketahui dalam catatan arsip Dinas Kepurbakalaan Hindia Belanda pada tahun 1900, dan terdapat foto kondisi Candi Deres dengan nama Tjandi Retja pada tahun 1904. Sebutan lain dari Candi Deres adalah Tjandi Retja (baca: Candi Reco)."terangnya
 
lanjut rudi , Dia melihat potensi komersil pada candi peninggalan Kerajaan Majapahit itu. Upaya revitalisasi diharapkan akan bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung. 
 
Melihat dari sisi geografisnya,Jember adalah daerah yang subur, ditandai oleh banyaknya perkebunan yang dibuat oleh Belanda. Hal ini terlihat bukan hanya di zaman pemerintahan Belanda, namun di jaman sebelum Belanda masuk di Indonesia, Jember juga sudah menjadi tempat kunjungan para raja jaman pra sejarah hingga jaman klasik (Hindu). Seperti perjalanan Hayam Wuruk (Raja tersohor Mojopahit) yang tercatat dalam kitab negara Kertagama." terangnya
 
Hal Senada Juga disampaiakan Ketua Komunitas TDJ ketika berkunjung ke Kompleks Candi Deres ia menuturkan" Jember menyimpan bukti sejarah yang sangat banyak sekali. Tetapi banyak orang yang tidak mengetahui peninggalan sejarah yang berada di jember.
 
Karena banyak sekali peninggalan di jember yang belum di espose oleh orang-orang.salah satunya Situs Candi Deres ini, yang merupakan salah satu Cagar Budaya di Jember, sekaligus sebagai bukti Sejarah,  Mari Kita bersama sama menjaga Situs Cagar Budaya Candi Deres ini" pungkasnya (veb/den)

Senin, 02 Juli 2018

TDJ WISATA : BENDUNGAN DAM REJO DESTINASI WISATA BARU DIJEMBER

TDJ NEWS - Satu Lagi Wisata Baru Dijember yang tak boleh dilewati yakni Bendungan Dam rejo (BDR) Yang Berada di dusun Mandilis desa sanenrejo kecamatan tempurejo yang didirikan oleh sejumlah pemuda Mandilis yang sangat kreatif demi kemajuan bersama.Senin (25/06/2018).

Dalam Wisata Dam Rejo Ini,Sangat Menarik terhadap para wisata lokal untuk berkunjung Dimasa liburan sekolah dan liburan hari raya ini. Hal ini Membuat Para pengunjung Mencapai 3000 pengunjung dalam sepekan ini,untuk menikmati pemandangan maupun berselfi ditaman bunganya.

Adapun Adanya wisata ini,memberikan peluang serta manfaat buat masyarakat setempat dalam segi perekonomian. Salah Satu pengelola yakni Nurwantono sebagai sekertaris pokdarus sarang tawon menuturkan,bahwa para wisata sangat puas dan ini adalah tempat wisata yang sangat terjangkau meski akses jalan ke lokasi wisata ini kurang baik.


"Mereka sangat puas terhadap wisata bendungan ini dengan tiket sangat terjangkau meski akses jalannya kurang baik".tuturnya Nurwantono.Lanjut Nurwantono menjelaskan,bahwa mulai sepekan ini para pengunjung wisata sangat membludak hampir ribuan para wisata "Dalam sepekan ini para pengunjung hampir ribuan menurut buku tamu yang ada,karna ini adalah liburan panjang sekolah".jelasnya Nurwantono.

Sementara itu,Solihin salah satu pengunjung Bendungan Dam Rejo ini menyampaikan,bahwa sangat puas atas tempat wisata ini,dimana harga tiketnya sangat terjangkau dan bisa menjadi tempat rekreasi keluarga dalam menikmati masa liburan bersama.

"Saya sangat puas dengan tempat ini,karena harga tiket masuknya sangat terjangkau dan menjadi tempat rekreasi keluarga dalam menikmati masa liburan".Ujarnya Solihin.Lanjut solihin berharap semoga tempat wisata ini tetap terjaga dan bersih,agar menjadi lebih nyaman menikmati pemandangan ditempat ini.

"Saya berharap semoga tempat ini tetap terjaga dan bersih,supaya nyaman menikmati pemandangan yang indah ini".pungkasnya.